Wake Up Call
it’s been forever since i wrote my last blog. kinda miss writing this thing, so here i go again.
actually i want to write something that suddenly came up in my mind, and these came up when i was talking to lot of people.
awalnya saya berfikir bahwa ini adalah common problem that happen everytime. tapi nampaknya masalah ini mulai berpengaruh kepada hal lain dan cukup merugikan beberapa pihak. waktu di ITBFair saya sempat mengobrol banyak sama salah satu Senior saya yang sudah lama kenal sedari SMA, dan sangat aktif di kemahasiswaan terpusat. dan problemnya sebenarnya sama, bahwa sekarang Role Model dan arah tujuan dari mahasiswa, khususnya anak-anak ITB sekarang agaknya berubah.
dari dulu sudah banyak yang merasa bahwa sekarang kemahasiswaan nampaknya mulai tidak menarik di mata mahasiswa. mungkin yang terlihat adalah kemahasiswaan itu boring, wasting time, lack of benefit, dan terlihat tidak menarik. mungkin iya juga sebenernya dengan melihat keadaan sekarang. banyak kegiatan kemahasiswaan yang hanya ‘melanjutkan’ yang sudah ada saja, tanpa melihat relevansi nya dengan keadaan sekarang, contoh, Forsil misalnya, sekarang sepertinya forsil itu cuma jadi ajang mencari kesalahan panitia dan unjuk kekuatan himpunan. memang ga salah sih mencari kesalahan supaya panitia terus memperbaiki keadaan dan kepantiaan, tapi kesan yang terjadi adalah panitia hanya di serang dan solusi yang muncul pun hanya normatif aja. sehingga, menurut saya, forsil agaknya banyak menghambat kinerja panitia. coba liat Pasar Malam ITB, ga ada forsil, sama-sama memabwa isu tapi ga pernah diprotes, hasilnya cukup baik dan menambah pengalaman baru, sedangkan ITBFair, banyak di forsil, banyak di kritik, tapi hasilnya dianggap kurang memuaskan, PADAHAL, kalo bisa dibilang hasil ITBFair kan hasil bareng-bareng dari massa kampus dengan segala masukannya, well, i don’t know a lot and too deep. these all i can say about kemahasiswaan yang mulai ditinggal mahasiswa-mahasiswanya.
sekarang, kita bisa lihat mahasiswa-mahasiswa lebih mencari sesuatu yang self-enrichment, pencapaian diri sendiri, prestasi pribadi. lupa mahasiswa sama hal besar yang dulu pernah dibuat bareng-bareng. makanya ga salah kalau sekarang muncul istilah “Dulu yang membuat besar ITB adalah mahasiswa-mahasiswanya, tapi sekarang mahasiswa-mahasiswanya yang memanfaatkan kebesaran nama ITB”. ga salah, tapi rasanya ga appropriate aja kalau begini terus keadaannya. sekarang orang-orang banyak ikut kompetisi di luar sana, ikut konferensi keliling dunia, jadi duta forum mewakili ITB, tapi berujung pada kepentingan pribadi yang ga ada gunanya buat orang-orang di sekitar dia. ga salah sekali lagi, tapi kurang pantas rasanya. makanya sekarang banyak orang di luar sana, para scientist pintar dan cemerlang, memilih untuk bekerja dan mengabdi di luar negeri, dengan dalih di Indonesia ga dihargai, dan disana lebih dihargai. this is not all about the price or the way you’ve been threatened, but more of like, come on this is your country, jangan pernah nyerah sama keburukan bangsa kita sekarang. we can can make some changes if we want to. just believe it and do it. saya lebih menghargai orang-orang yang tidak terlalu kaya, tapi berbuat banyak sama warga sekitar, dibanding orang kaya, tapi cuma buat sendiri. buat apa? buat apa coba sekarang kalau cuma kaya saja atau sukses saja tapi ga berimpact buat siapa-siapa. kalau kata Adele, you guys are set fire to the rain. because simply you’re doing nothing IF you did that for yourself.
banyak orang yang membuktikan bahwa mereka lebih mulia karena simply mereka peduli sama orang lain dan ga menyerah sama keadaan. that’s something that i learned from Indonesian Young Changemaker Summit 2012 yang diadain 10-13 Februari 2012 kemarin di Bandung. disana, saya bertemu dengan 200 pemuda indonesia yang optimis dan percaya bahwa akan ada perubahan yang baik buat bangsa Indonesia. dan mereka ga menyerah sama keadaan di tengah berita-berita negatif tentang Indonesia. ada seorang pemuda namanya Leonardo Kamillius dari Jakarta, dia rela keluar dari perusahana asuransi finance yang super aman dan membuat dia kaya lalu memilih untuk membuka sebuah koperasi micro finance seperti Prof. Muh. Yunus untuk membantu warga di sekitar rumahnya, dan dia tetap hidup properly. dan ada seorang pemuda bernama Asep Kambali, yang membuat Komunitas Historia Indonesia, karena dia prihatin terhadap kepedulian pemuda akan sejarah bangsanya, pada saat di IYCS bahkan beliau sempat menantang peserta lain, “ada yang tahu asal nama Indonesia darimana? kenapa Garuda Pancasila menghadap ke Kanan? mengapa bintang pada sila pertama berwarna emas?” dan mayoritas peserta lain tidak mampu menjawab pertanyaan tersebut. so? what can we proud of?
berprestasi tidak salah, menang banyak lomba dan menjadi perwakilan ITB di forum international ga pernah salah, tapi ada baiknya, kita juga memikirkan impact dan hal lain yang menyangkut orang banyak, since we’re living in this third world country, beban kita sebagai mahasiswa dan manusia berpendidikan tidak pernah mudah, we have to share it, we have to believe it, and we have to do it. saya juga masih banyak belajar, saya juga masih banyak kesalahan dan masih harus banyak bertanya. tapi setidaknya saya punya kemauan untuk melakukan hal lebih yang berimpact pada orang banyak.
Prof. Muh. Yunus, Pemenang Nobel Perdamaian karena usaha micro credit-nya banyak membantu warga miskin di Bangladesh, once said,
“Sometimes in college, in university, they thought you something that so complicated, yes when you read it on a text book, it looks complicated, but in a real life, the problem in the real world is very simple if you look it as they are. and that’s when the opportunity arises for making the changemakers, making a different to people’s life. and once you’ve making a different to one person’s life, you know you find the key to open the solution, if you can make a solution for one people then you can use it to solve another problem for million people, even billion. so it’s a repetition. that’s what changemaking is all about.”
so people, start to do something, bigger than just for ourselves. start to impact other people lives. do not ever give up and always believing ourselves, that we can do this together. i believe. do you?
…RF
What a Predictable One!
As we all know, this morning The 84th Academy Awards Nominations had been announced.
and as far as i’m concerned, there is no huge surprise on the list.
Hugo by Martin Scorsese leads the nods of the list. and others were running to be the winner.
For the Best Picture, me myself predict that it’s gonna be a tight race between Hugo, The Artists, and The Descendants. since The Descendants and The Artists already got each Globes for them.
George Clooney is a front runner for Best Actor in a Leading Role. but Jean Dujardin and Brad Pitt are a tough contenders.
For Best Actress in a Leading Role, i vote Meryl Streep for her awesome performance in the movie The Iron Lady. but we can’t forget Michelle Williams, so it will is gonna be a tight race too.
Kenneth Braganagh for Best Actor in a Supporting Role and Octavia Spencer for Best Actress in a Supporting Role i guess.
For the Directing, i vote Martin Scorsese and Michel Hazanavicius! for Hugo and The Artist.
woohooo so here’s the full list of nominations.
Actress In A Supporting Role
Bérénice Bejo (The Artist)
Jessica Chastain (The Help)
Melissa McCarthy (Bridesmaids)
Janet McTeer (Albert Nobbs)
Octavia Spencer (The Help)
Actor In A Supporting Role
Kenneth Branagh (My Week with Marilyn)
Jonah Hill (Moneyball)
Nick Nolte (Warrior)
Christopher Plummer (Beginners)
Max von Sydow (Extremely Loud & Incredibly Close)
Actress In A Leading Role
Glenn Close (Albert Nobbs)
Viola Davis (The Help)
Rooney Mara (The Girl with the Dragon Tattoo)
Meryl Streep (The Iron Lady)
Michelle Williams (My Week with Marilyn)
Actor In A Leading Role
Demián Bichir (A Better Life)
George Clooney (The Descendants)
Jean Dujardin (The Artist)
Gary Oldman (Tinker Tailor Soldier Spy)
Brad Pitt (Moneyball)
Best Picture
The Artist (Thomas Langmann, Producer)
The Descendants (Jim Burke, Alexander Payne and Jim Taylor, Producers)
Extremely Loud & Incredibly Close (Scott Rudin, Producer)
The Help (Brunson Green, Chris Columbus and Michael Barnathan, Producers)
Hugo (Graham King and Martin Scorsese, Producers)
Midnight in Paris (Letty Aronson and Stephen Tenenbaum, Producers)
Moneyball (Michael De Luca, Rachael Horovitz and Brad Pitt, Producers)
The Tree of Life (Nominees to be determined)
War Horse (Steven Spielberg and Kathleen Kennedy, Producers)
Can’t wait for the night!!
mark the date! February 26th 2012!
source : everywhere
AWARENESS PHOTOGRAPHY CHALLENGE MECHA 2012
A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi yang begitu pesat tak bisa lepas dari kehidupan masyarakat zaman sekarang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat perkotaan. Teknologi dapat menjadi seperti pisau bermata dua,yang dapat bermanfaat namun juga dapat mencelakakan apabila tidak dikelola dengan baik. Permasalahan yang timbul di lingkungan perkotaan dapat diselesaikan dengan memanfaatkan ilmu rekayasa. Kadangkala hal itu tidak disadari secara langsung oleh masyarakat. Photography Challenge merupakan metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat ilmu rekayasa disekitar lingkungannya. Foto di samping sebagai alat dokumentasi juga sebagai media komunikasi visual mempunyai peran yang sangat penting dalam penyebarluasan informasi. Pada photography challenge, peserta diajak untuk mencari dan mengabadikan hasil rekayasa industri yang tanpa kita sadari ada disekitar kita dan sangat membantu kehidupan masyarakat sekitarnya yang kemudian akan ditampilkan dalam suatu pameran karya sehingga diharapkan penonton yang mengunjungi pameran juga akan timbul kesadaran sosialnya terutama para calon insinyur agar lebih bersungguh – sungguh dalam menuntut ilmu yang kemudian mengaplikasikan ilmunya untuk membantu kehidupan masyarakat melalui benda nyata yang dibuat.
B. Tujuan
• Menumbuhkan rasa kepedulian dan kepekaan sosial akan permasalahan sekitar.
• Meningkatkan kesadaran akan manfaat ilmu rekayasa.
• Memberikan sarana berlatih berekspresi dan mengapresiasi kepada kalangan masyarakat umum.
C. Tema
“Pemanfaatan Ilmu Rekayasa dalam menanggapi permasalahan kota”.
D. Kategori Peserta Lomba
• Pelajar/Mahasiswa.
• Umum.
E. Ketentuan Umum:
1. Lomba ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan umum ( Warga Negara Indonesia).
2. Tema foto adalah “Pemanfaatan Ilmu Rekayasa dalam menanggapi permasalahan kota”.
3. Karya foto yang dikirim adalah karya ciptaan sendiri, belum pernah dipublikasikan di media cetak skala nasional dan belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba fotografi tingkat nasional atau internasional.
4. Foto yang diikutsertakan menggunakan kamera digital (Tidak terbatas SLR).
5. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal 5 buah karya foto.
6. Olah digital diperbolehkan, sebatas perbaikan kualitas foto tanpa merubah keaslian objek (sharpening, cropping, color balance, dan saturasi warna).
7. Tidak diperbolehkan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto/menghilangkan/mengubah elemen – elemen dalam satu foto.
8. Tidak diperkenankan memberi tulisan / watermark/ logo / kode / frame/ efek apapun pada foto. Foto merupakan foto asli.
9. Setiap foto dilengkapi dengan nama fotografer, alamat, no. telepon atau hp, email, judul foto dan deskripsi foto.
10. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.
11. Karya foto yang dikirim tidak akan dikembalikan dan tetap menjadi arsip panitia. Hak cipta tetap menjadi milik fotografer namun panitia dapat menggunakan foto tersebut dalam jangka 2 tahun.
12. Karya foto dikirim dalam bentuk softcopy yang diperkecil (resize) dengan ukuran sisi terpanjang 1024 pixel, disimpan dalam JPG skala 6, dan dikirim ke Panitia melalui e-mail dengan alamat: apc.mecha@gmail.com.
13. Pengiriman karya dimulai bulan Desember 2011 dan ditutup tanggal 22 Januari 2012 pukul 19.00 WIB.
14. Dengan mengirimkan karya foto berarti peserta telah dianggap menyetujui semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia.
15. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap melakukan kecurangan.
16. Saat pengambilan hadiah, pemenang harus dapat menunjukan KTP, foto asli (yang tidak diperkecil), dan surat bukti kemenangan.
17. Keputusan dewan juri mutlak tidak dapat diganggu gugat.
18. Panitia akan memilih 40 karya foto terbaik untuk dipamerkan pada saat hari H.
19. Pameran akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2012 di ITB.
20. Koordinasi lebih lanjut dapat menghubungi: Isroffi telp. 081346499634 atau Sekretariat Himpunan Mahasiswa Mesin Insitut Teknologi Bandung (HMM ITB), Labtek II Institut Teknologi Bandung, Jln. Ganeca 10.
F. Hadiah
• Juara I: Rp 3.000.000,00 + sertifikat*
• Juara II: Rp 2.000.000,00 + sertifikat*
• Juara III: Rp 1.000.000,00 + sertifikat*
• Juara Favorit : Rp 1.000.000,00 + sertifikat*
*juara favorit dipilih berdasarkan vote sebelum hari H.
G. Kriteria Penilaian
• Kesesuaian tema (isi foto)
• Daya tarik
• Keunikan
• Harmonisasi
H. Juri Lomba
• Galih Sedayu (fotografer dan pengelola APC Institute).
• Ruli Suryono (praktisi fotografi dan pengajar fotografi).
• Dr. Ir. Nathanael Panagung Tandian M. Sc.
I. Penutup
Hal-hal yang belum tercantum dalam Petunjuk Teknis ini, akan diberitahukan lebih lanjut.
for further info kindly visit : http://mecha-hmmitb.com/
or follow our twitter : @mcharity2012
THIS SEMESTER IS OFFICIALLY OVER!
This semester i felt,
wow. wow. wow
jadi BP di HMM, tugas akademis yang gila gilaan, IYCS Meeting and else, Rapat Tim Sukses, masalah hati, danlainlain
this semester is definitely the most colorful semester in my entire life here in ITB.
rasanya semua teman di semua jurusan di ITB sepakat, bahwa semester ini super melelahkan.
tekanan akademik menggila, tapi kita gabisa lepas dari kegiatan yang lain, dan itu yang ngebuat kita di semester ini terasa gila-gilaan tekanannya.
but hell yeah.
after this IYCS Meeting
after this PUK thingy
after this KP Presentation
after these all exams
after everything.
i officially said that
THIS SEMESTER IS OFFICIALLY OVER
so long 7th Semesster
hopefully next semester is gonna be the last Semester here in ITB
amin amin amin.
Remembering The Past.
When Facebook changing its face (again),
i found this very interesting.
when i scrolled down from 2011, until 2007
i realize that there are a lot of things that i have been going through.
it made me smile, embrace, sad, and missed those things.
these are some photos that remind me of all the things that i have been going through
Cultural Camp AIESEC, met some new friends there from other universities.
quiet an experience. haha
and that is Ekmadhya reunion, we had a great night from Gading to Bellagio and eat at Menteng.
Those pictures up here shows my time with my schoolmate, SEPULUH I, until now, hope til forever, we’re always be friends.
friends from other majors, gather together to unite! ITBUnited!
HAHA!! like sardines!
The Sixth Olympics of KM ITB 2011 committee. had a great time back then!
PO 42 and OSIS 55!! amaaazing experince from highschool time!!
that is our picture from yearbook photo.
(haha guess whice one is me ??)
and in 2009, we’re having reunion, and made a picture which looks like we did in 2002! here it is!
hahaha a bit messy there.
TPB TIME!!!
that’s all peeps!
actually there are still a lot of pictures from the past, but i can’t put all of them here.
Remembering the past is way to see what we have been through,
and indeed remind us to do something that we can remember someday in the future.
cao people! have a good day!
YES YES IT’S NOW OFFICIALLY OPEN!
INDONESIAN YOUNG CHANGEMAKERS SUMMIT 2012
“Sejarah telah menunjukkan kepada kita bahwa generasi muda senantiasa memegang epranan penting dalam proses perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara”
Indonesian Young Changemakers Summit 2012 (IYCS) adalah sebuah konferensi yang menghadirkan para pemuda Indonesia, dari Aceh sampai Papua, yang telah memulai inisiatif perubahan yang terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai bidang, mencakup ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan sebagainya.
IYCS akan diadakan pada tanggal 11-12 Februari 2012 di Bandung, Indonesia.
Penggagas Gerakan ini adalah :
Anies Baswedan (Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar)
Ridwan Kamil (Penggagas Indonesia Berkebun)
Sandiaga Uno (Penggagas Indonesia Setara)
Silverius Oscar (Pendiri Telapak Foundation)
Tri Mumpuni (Pendiri IBEKA)
Kami menunggu kalian, para Pemuda Indonesia, untuk bergabung bersama kami di IYCS 2012 untuk menjadi Agen Agen Pengubah Bangsa!
Visit our website:
http://indonesianchangemakers.org
Or follow our twitter:
@IDchangemakers
Everybody Can Speak.
Hari ini, untuk kedua kalinya saya menonton film The King’s Speech yang dengan Epiknya dimainkan oleh Colin Firth,
yang succesfully mengantarkan dia sebagai Best Actor in a Leading Role pada ajang Academy Awards kemarin.
sayangnya, Helena Bonham Carter yang menurut saya juga memainkan Queen Elizabeth dengan Awesomenya gagal meraih Best Actress in a Supporting Role.
well if you guys didn’t watch it yet, the story is actually about King George the sixth, who has struggle to give a speech in front of people.
he actually has elder brother but his brother, Prince David, who are suppose to be the king, can’t fulfill his duty so He should give the throne to his brother, Prince George.
singkat cerita, untuk memperbaiki ke stammer-annya dia belajar pada ahli, yang ternyata ‘ahli palsu’, Mr. Lionel yang dengan superb dimainkan oleh Geoffrey rush.
akhirnya pada saat Inggris mengumumkan Perang melawan Nazi Jerman, King George berhasil melewati tantangan dan berhasil Delivering a good speech.
the point is, actually, the thing that i want to tell you guys,
kisah The King’s Speech ini sedikit banyak membuka memori saya kembali ke-10 tahun yang lalu,
when i was in 5th Grade at elementary school.
back then, saya adalah orang yang super pemalu.
if you guys remember, pada saat masa SD, kita seringkali mendapat tugas untuk mengarang puisi, membuat cerita, membaca pantun, dan lain-lain.
and once you’ve made it, you have to go up in front of the class and read what you’ve made to your classmates.
kalau lagi momen-momen seperti itu, saya selalu ingat pasti keringat dingin saya mengucur,
perasaan nervous saya tak terelakkan lagi.
dan pada saat Bapak atau Ibu Guru mulai menunjuk giliran siapa sekarang,
the words keep saying on my mind, “Tuhan jangan saya plis Tuhan saya ga mau maju tolong”
and Da! they called my name. damn.
dengan berat hati dan berat langkah, saya maju ke depan,
and here it is, me, in front of the class. nervous. like hell.
dan bodohnya lagi, i can’t hide my feelings, the nerves, i can’t control it. damn it.
one thing for sure, each time i had to go in front of the class, my face turned red.
and it happened all the time.
setiap baca puisi
setiap membaca karangan
setiap memimpin doa
my face is always turned red.
sampai akhirnya, teman saya menyadarinya…
and they had a nickname for me, ‘Mimikri’
Mamad The Mimikri.
anehnya..
dari dulu, saya selalu terpilih menjadi ketua kelas, all the time.
anehnya..
saya selalu dipilih menjadi komandan upacara kalau kelas saya bertugas sebagai petugas upacara.
anehnya..
saya jadi dokter cilik terbaik..
bahkan anehnya.
saya jadi Ketua OSIS.
i was like thinking,
is this the way God shows me that i have to learn from this.
each experience, of course, givin’ me another chance to improve my skill.
and i realize that i ain’t a good speaker. i knew that.
but maybe God has another plan for me back then.
saya terus menerus dipilih menjadi orang yang di depan layar.
bahkan itu semua terjadi sampai, even sampe sekarang.
satu hal yang akhirnya saya sadari sekarang adalah,
ternyata Tuhan ga main-main dengan memberi saya nervous, memberi saya ketakutan berbicara di depan umum,
karena pada saat keberjalanannya, saya terus menerus di uji, saya terus menerus di evaluasi
sehingga bakat itu muncul dengan sendirinya..
seiring berjalannya waktu..
of course i ain’t still a good speaker,
yet.
but one that i believe,
these whole experiences,
these whole tests,
everyhing.
were meant to be something, someday.
i believe that a good speaker,
not just born like that.
not that easy.
i believe that a good speaker, works very hard, until they reach their position right now.
and i know, my journey is still very long
very very long
but i’ll learn from it.
i’ll do every single thing to do, to improve me. myself.
so then someday everyone will recognize me, not only as a good speaker, but also as a good person.
a stammerer like King George VI, can improve himself, and brought his Nation to win the War.
why wouldn’t i?
Bandung, 14 Desember 2011.
The 20 Best- and Worst-Paid College Majors
so, today when i was surfing on internet, i found something that capture my attention.
it is about 20 best and worst paid college.
since, now everyone is talking about salary and how much that they can earn, here i give you some information about that.
Highest-Earning Majors
- Mining and Mineral Engineering : $80,000
- Metallurgical Engineering : $80,000
- Mechanical Engineering : $80,000
- Naval Architecture and Marine Engineering : $82,000
- Electrical Engineering : $85,000
- Chemical Engineering : $86,000
- Aerospace Engineering : $87,000
- Mathematics and Computer Sciences : $98,000
- Pharmacy and Pharmaceutical Sciences and Administration : $105,000
- Petroleum Engineering : $120,000
Lowest-Earning Majors
- Health and Medical Preparatory Programs : $40,000earn
- Visual and Performing Arts : $40,000
- Communication-Disorders Sciences and Services : $40,000
- Studio Arts : $40,000
- Drama and Theater Arts : $40,000
- Social Work : $39,000
- Human Services and Community Organizations : $38,000
- Theology and Religious Vocations : $38,000
- Early-Childhood Education : $36,000
- Counseling and Psychology : $29,000
*all earn per year (median)
INDONESIAN YOUNG CHANGEMAKERS SUMMIT 2012
So, people, right now i’m gonna tell you a bit about Indonesia Young Changemaker Summit 2012.
Tiap masa tentu memiliki tantangan serta mimpi yang berbeda. Ini mensyaratkan agar pemuda juga memiliki visi yang jelas dalam melakoni perubahan. Visi adalah sesuatu yang sangat penting karena visi tersebut akan menumbuhkan komitmen berjuang yang pada saatnya akan menghasilkan konsistensi dan arahan menuju karya besar. Visi memberikan energi, semangat, serta petunjuk bagi semua orang yang ada di dalamnya. Sekarang pemuda harus merumuskan kembali strategi perjuangannya.Gerakannya harus memiliki dampak yang lebih dahsyat dalam perubahan sosial. Tak adayang tidak berubah di dunia ini kecuali siklus perubahan itu sendiri. Tentunya pendekatan serta strategi perjuangan masa lalu tidak lagi relevan dengan tantangan masa ini dan masa depan. Sekarang aspek ‘kritisisme’ tidak lagi cukup menjawab kebutuhan zaman. Oleh karena itu aspek ‘konstruktifisme’ harus lebih diasah untuk membangun gerakan yang berlanjut dan terasa manfaatnya secara langsung.
TUJUAN IYCS
• Menyuarakan suara pemuda akan perubahan bangsa
• Menyebarluaskan semangat perubahan sehingga diharapkan beresonansi ke seluruh Indonesia menjadi sebuah gerakan baru
• Mewarnai masa depan Indonesia dengan Visi / Mimpi para pemuda yang telah berkarya nyata dan memimpin perubahan
• Memfasilitasi masing-masing pemuda tersebut dengan kebutuhan untuk meluaskan gerakannya, membuatnya menjadi berkelanjutan serta mempromosikannya;
• Melakukan pemaknaan akan peran, posisi pemuda dalam konteks
kebangsaan kini dan masa depan
Indonesia Young Changemaker Summit adalah konferensi yang mengumpulkan pemuda Indonesia, dari Aceh sampai Papua, yang TELAH atau sudah memulai INISIATIF PERUBAHAN yang bisa diukur dan telah memiliki dampak nyata bagi masyarakat, di berbagai bidang seperti Ekonomi, Sosial Budaya, Lingkungan, dan sebagainya.
Berjumlah minimal 200, maksimal 250. Peserta diseleksi berdasarkan nominasi calon peserta dari berbagai sumber serta rekomendasi. Ada 50-100 yang merupakan speaker yang akan terlibat marathon dalam 100 MIMPI Indonesia masa depan. Kriterianya adalah ia harus sudah memulai inisiatif perubahan yang berdampak serta berkelanjutan, didukung oleh
kelembagaan yang baik. Sisanya 100-150 adalah Observer atau peserta biasa yang ikut, tapi tetap diseleksi (baik pemula atau early stage, atau organisasi volunterism based) yang potensial sebagai agen perubahan di masa depan.
Peserta dipilih yang merepresentasikan berbagai bidang terkait perubahan yang diharapkan: misal Sospol, Ekonomi, Lingkungan, Budaya, Pendidikan
In English
IYCS stands for Indonesian Young Changemakers Summit. IYCS aims to develop a critical mass of young people to participate actively in creating changes. The main result of this summit will be a manifesto that could serve as the foundation for all youth initiatives around Indonesia = “sumpah pemuda jilid 2.0”
IYCS will invite 100 young changemakers that will be selected by our steering committee. IYCS will also pick 100 more young people based on certain criteria.IYCS will be held in Bandung on February 11st –12 February 2012
Mereka yang terlibat dalam IYCS adalah :
Panitia Pengarah :
Anies Baswedan (Indonesia Mengajar)
Sandiaga Uno (Indonesia Setara)
Tri Mumpuni (IBEKA)
Ridwan Kamil (IDBerkebun)
Silverius Oscar Unggul (Telapak Foundation)
Ketua Pelaksana : Goris Mustaqim
Detail Information:
Follow on twitter : @IDChangemakers
http://www.indonesianchangemakers.org/
feel free to ask me:
twitter : @rachmat_fathoni
email : rachmatfathoni08@gmail.com


































